Serang –Penajurnalist.com
Memasuki hari kesepuluh pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten terus mengintensifkan upaya edukasi dan pencegahan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Banten pada Rabu (04/11/2026).
Dalam arahannya kepada personel yang bertugas, Kasi GAR Ditlantas Polda Banten AKP Eni Nurdiati menekankan pentingnya memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan dan tata tertib berlalu lintas. Personel juga diminta memberikan teguran serta melakukan penertiban terhadap pengendara yang melawan arah karena perilaku tersebut berpotensi membahayakan keselamatan dan memicu terjadinya kecelakaan.
“Saya tekankan kepada seluruh personel agar terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Apabila ditemukan pengendara yang melawan arah, berikan teguran dan lakukan penertiban secara humanis agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Eni Nurdiati.
Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026 harus mengedepankan tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Karena itu, setiap personel diharapkan mengutamakan pendekatan yang humanis, santun, dan tidak arogan, baik dalam memberikan imbauan maupun melaksanakan penegakan hukum.
“Dalam menjalankan tugas, kita harus tetap mengedepankan pelayanan yang humanis dan tidak arogan. Kehadiran Polri harus dapat dirasakan masyarakat melalui sikap yang melayani, melindungi, dan mengayomi, sehingga tumbuh kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” tambahnya.
Adapun pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026 pada hari kesepuluh difokuskan di dua titik, yakni di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) dan Palima.
Melalui kegiatan ini, Polda Banten berharap kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polda Banten (Bidhumas).












