Cilegon –Penajurnalist.com
Pemerintah Kota Cilegon bersama TNI-Polri dan seluruh unsur terkait menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Anak Krakatau Tahun 2026 di depan Mako Polres Cilegon, Selasa (8/9/2026).
Apel dipimpin Wali Kota Cilegon H. Robinsar didampingi Kapolres Cilegon AKBP M. Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si., Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf. Imam Buchori, S.H., M.IP., serta Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ichwan, S.IP., M.IP.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor KSOP Kelas I Banten Raden Yogie Nugraha, S.T., M.T., Kepala Kantor SAR Banten Al. Amrad, S.Sos., unsur Lanal Banten, Kejaksaan Negeri Cilegon, para pejabat utama Polres Cilegon, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Apel diikuti personel gabungan Polres Cilegon, TNI, Dishub, Satpol PP, BPBD, Tagana, PMI, Damkar, Dinkes dan unsur terkait lainnya. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan dan sarana prasarana penanggulangan bencana oleh Wali Kota Cilegon bersama Forkopimda.
Dalam arahannya, Wali Kota Cilegon menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Koordinasi, komunikasi, kesiapan personel dan sarana prasarana harus terus ditingkatkan, disertai penyampaian informasi yang cepat, tepat dan tidak menimbulkan kepanikan.
Sementara itu, Dandim 0623 Cilegon menegaskan pentingnya kesiapan seluruh unsur, mulai dari personel, kendaraan, alat komunikasi, peralatan evakuasi hingga dukungan kesehatan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi hoaks dan terus mendapatkan edukasi terkait langkah penyelamatan diri apabila terjadi bencana.
Kapolres Cilegon AKBP M. Probandono Bobby Danuardi menekankan kepada seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas dan Babinsa, untuk memperkuat kolaborasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Kita harus menyampaikan informasi secara jelas dan menenangkan, sehingga masyarakat memahami kondisi yang sebenarnya, tidak panik, serta tidak mudah terpengaruh berita hoaks. Pastikan personel, sarana prasarana, komunikasi dan langkah penanganan di lapangan benar-benar siap,” tegas Kapolres.
Kapolres menambahkan, seluruh arahan dan atensi pimpinan daerah agar dipedomani dan dilaksanakan secara bersama-sama sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi setiap kemungkinan.
Melalui apel tersebut, sinergitas TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi terkait dan seluruh elemen penanggulangan bencana kembali diperkuat untuk memastikan setiap potensi bencana dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat, tepat dan terukur, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.












