Polresta Karawang —Penajurnalist.com
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Karawang menggelar kegiatan penanaman jagung hibrida di lahan seluas 5 hektare yang tersebar di lima Polsek jajaran Polresta Karawang, dengan estimasi hasil panen mencapai ±15 ton. Kegiatan tersebut dipimpin Kabag SDM Polresta Karawang Kompol Dadan Sudirman dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026, Rabu (16/9/2026).
Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto melalui Kabag SDM Polresta Karawang Kompol Dadan Sudirman mengatakan, kegiatan penanaman jagung hibrida merupakan bentuk dukungan Polresta Karawang terhadap program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Pemanfaatan lahan secara produktif diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Karawang.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendorong pemanfaatan lahan pertanian secara optimal. Jajaran kepolisian bersama kelompok tani dan masyarakat turut terlibat dalam proses penanaman jagung hibrida di sejumlah lahan yang telah disiapkan.
Sinergitas antara Polri, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kerja sama dalam mendukung sektor pertanian. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi wujud kehadiran Polri dalam membantu masyarakat mengembangkan kegiatan produktif di wilayahnya.
Penanaman jagung hibrida di lahan seluas 5 hektare tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 15 ton jagung saat masa panen. Hasil tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung ketersediaan komoditas pangan.
Polresta Karawang terus mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga berupaya hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan produktif yang memiliki manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan penanaman jagung hibrida yang dilaksanakan di lima Polsek jajaran Polresta Karawang berlangsung aman dan lancar. Sinergitas antara kepolisian, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat diharapkan terus terjaga guna mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di Kabupaten Karawang.












